Selasa, 22/01/2008 16:03 WIB
Fino Yurio Kristo - detikinet
Ilustrasi (slate)
Angola
- Tak masuk akal memang jika virus ponsel bisa membahayakan nyawa.
Namun demikian, sebuah isu mengenai virus ponsel pembunuh manusia
menimbulkan kepanikan di Angola. Virus ini dikabarkan menyebar melalui
jaringan telepon.
Kabar ini memang menghebohkan pemakai ponsel
setempat. Bagaimana tidak? Rumor tersebut menyatakan bahwa begitu
pemakai menjawab panggilan tertentu, darah akan segera mengucur dari
mulut, hidung dan telinga sehingga tewaslah orang itu karena
terkontaminasi virus. Banyak orang kemudian percaya begitu saja dengan
kabar ini.
Operator ponsel UNITEL yang beroperasi di Angola pun
kalang kabut dengan adanya isu omong kosong itu. Tak ingin dirugikan,
pihak UNITEL yang diwakili Henrique da Silva menyatakan bahwa rumor ini
merupakan lelucon yang buruk. Silva menambahkan, keberadaan virus
ponsel yang mematikan sama sekali tidak punya dasar keilmuan yang kuat.
"Ini
lelucon yang buruk. Kami minta para pelanggan tetap tenang. Tidak ada
virus komputer yang bisa menewaskan manusia," tandas Silva seperti
dikutip detikINET dari Angola Press, Selasa (22/1/2008).
Silva
menjelaskan pada para pelanggan bahwa virus ponsel memang ada. Namun
virus semacam ini hanya berisiko merusakkan aplikasi di ponsel dan
tentu saja tak mungkin bisa membunuh manusia.
( fyk / fyk )
Powered by ScribeFire.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar